Saturday, December 31, 2011

Terima Kasih

Terima kasih kepada januari yang telah mendatangkan senyum dan gerak-gerak kecil yang tak tertangkap indra..
Terima kasih kepada februari karena kebersamaan yang menyenangkan, meski hadirnya perlahan dalam diam..
Terima kasih kepada maret untuk untuk setiap harapan-harapan yang tertanam,, senang rasanya berada di masamu..
Terima kasih kepada april karena bahagia hadir disini, karena tangis pecah disini, dan karena lemah tampak disini..
Terima kasih kepada mei, mengajarkan perhatian, mengajarkan mengerti,,, mengajarkan untuk terus menikmati..
Terimakasih kepada juni, atas pesan pesan yang disampaikannya, meski melahirkan cemas, namun pertanda ini jauh lebih baik..
Terima kasih kepada juli karena menyediakan waktu untuk bersedih.. namun tetap membingkiskan senyum di sela selanya..
Terimakaasih kepada agustus untuk detik yang disediakannya.. memberikan sabar atas kepedihan,, menyediakan nafas di kala sesak.. menitipkan hikmah dalam gemuruh.. dan menghadirkan tenang dalam hening do’a..
Untuk September dan selanjutnya.. terimakasih…
Karena nyata nya harapan ada di sana.. jawaban dari do’a juga ada di saat mu..
Terimakasih… melaluimu semoga semakin mendewasakanqu.. amien yaa rabb

Tuesday, July 12, 2011

truth cry and lie

A red rosy cheeks
A drop of tear to weep
Reminds me of you
Along time a sigh
A long side of cry

A soft summer rain, a smile that hides a pain
Why should you be ashamed
Couse in every life
A little rain must fall

And you are my friend
Charmingly sentimental brain
There’s a truth behind a cry
There’s a cry behind a lie
On every words that come out strong
Just let them go and lets get along

On every grudge and every fight
I miss you all day and night
Have you had your time off today?
To bring a cup of tea and smile away

Sometimes I wonder
Will I ever see you
Without all your game plan
When all you have is
Nothing but a pure bliss

I will wait the day
When you can find your way
Out of this maze of love
And you can laugh
To see cries and lies
Coz you know better than me
Only the truth will set your free

There’s a truth behind a cry
There’s a cry behind a lie
On every thought that come out strong
Just learn from it and please stay strong

On every grudge and every fight
I miss you all day and night
It’s not easy to understand
But you must hold on your stand

I know you know, you know I know

There’s a truth behind a cry
There’s a cry behind a lie
On every though that come out wrong
Jut learn from it and please stay strong

There’s a truth behind a cry
There’s a cry behind a lie
There’s a hope on every fright
There’s a light on every night

_Letto
hmm,,
thumbs up (always).. ^_^..!


Sunday, July 10, 2011

karena cintamuu..

Jam 11 malam Cantik baru pulang dari kampus karena sedang sibuk-sibuknya dalam sebuah organisasi kemahasiswaan. Setiba di depan rumah, cantik pun mencoba mengetuk pintu rumah perlahan,,
Cantik   : sambil mengetuk pintu rumah, “Assalamualaikum…”
Ibu        : “waalaykumsalam..” sambil membuka pintu..
Cantik pun masuk dan langsung menuju kamar. Tapi sebelumnya, sempat terjadi percakapan..
Ibu        : “dari mana mi itu nak..?? kenapa jam begini baru pulang..? orang semua sudah tidur.”
Cantik   : “dari kampus bu, ada rapatku tadi.. kan ku sms jeki td..” sambil memasang wajah innocent terbaiknya..
Ibu        : “rapat terus… rapat teruss… kapan itu berenti rapatnya..!” seru ibu, setengah marah.
Cantik   :  diam.. lebih tepatnya memilih untuk tidak menjawab, dan ganti memasang wajah yang memelaas
Ibu        : “Pokoknya besok, tidak ada lagi acara pulang tengah malam..! jam 10 sudah harus ada di rumah..!” Ibu melanjutkan pernyataannya
cantik    : “ihh, ndak bisa bu, di lanjutki rapat ku besok.. baru kalu jam 10 pasti belumpi itu selesai rapatnya..” mencoba berdiplomasi
Ibu        : namun ibu tetap bersikeras “ahh, pokonya tidak ada. Ibu tidak ijinkan..!”
Cantik   : “iye bu..” meng-iakan saja, karena tidak berani memperpanjang perdebatan malam itu..
Keesokan harinya
Jam sudah menunjukkan pukul 23.50 wita, dan cantik baru saja pulang dari kampus. Ternyata ia lebih telat ketimbang kemarin.
Cantik   : “assalamualaikum..” kembali mengetuk  pintu dengan perasaan bersalah yang menggunung..
Ibu        : “waalaikumsalam..” membukakan  pintu seperti biasanya, tapi dengan wajah yang mengeras
Cantik   : sebelum ibu sempat berujar apa-apa, serta merta ia berucap.. “maaf bu, telatka lg pulang”
Ibu        : dengan wajah yang masih mengeras  “nak.. nak.. kau itu..! masuk mii cepat, jam berapami ini..”
Saat itu Cantik sudah sangat siap untuk dimarahi habis-habisan, dan sebelum sempat duduk di ruang tengah, ibu kembali melanjutkan pernyataannya dengan kalimat yang tidak terduga..
Ibu        : “pergimi makan sana,, itu juga susumu di gelas putih… jangan lupa diminum..! habis itu tidurmi..!”
cantik    : “iye bu..” menjawab dengan perasaan lega luar biasa. Padahal sebelumnya ia telah mengira kalau malam ini akan panjang dengan rentetan pernyataan ibu
hahahahaaa.. ternyata beliau  malah memberikan perhatian yang tulus meskipun cantik baru saja membuatnya sangat kesal..\
ibu..ibu..
tulus nian cintamu..
maafkan Cantik ibu..

Mencari

Hey, dimanakah kau .. ?
Hening..
Tanpa jawabaan..
Hey, ku bilang di mana kau..?
Kembali mengulang pertanyaan dengan nada yang lebih tinggi..
Hening..
Tetap tanpa jawaban..
Hey, cepat jawba aku..!
Dimana kau..??
Hening…
Dan tetap tanpa jawaban..
Tak lama datang seorang kakek tua menyapa..
“nak, ku dengar dari tadi kau berteriak teriak mencarinya... betulkah?
Ku jawab setengah acuh,,
“iya kek, tapi Ia tak pernah menyahut, entah kemana Ia sekarang. Tak tau kah Ia kalau aku sangat membutuhkannya…?..”
Sang kakek tersenyum dan berkata,
“tak usah cemas, Ia tak mungkin meninggalkanmu.. kau hanya perlu sedikit lebih berusaha agar kau bisa bertemu dengannyya,..”
Sang kakek perlahan berlalu dari hadapanku, sayup sayup ku dengar  suaranya,
“Ia adalah bagian darimu, yang tak sengaja kau tinggalkan ketika itu..”


dendang rasa sayang

Jantungku mulai berdegupp..
Tatapan ku mulai nanar
Berbalut luka nan samar
Bukan karena kepulan asap yang mulai melahap
Jantungku mulai berdegup
Resah ini mulai menyiksa
Semakin kutahan diri semakin melangsa
Memilih diam dengan fikiran yang tetap merayap
Jantungku mulai berdegup
Buukan..ini bukan seperti biasaanya
Karena bercampur gemuruh ia rasanya
Akankah jantungku akan meletup..?
Jantungku mulai berdegup
Aku takut  segera  mati
Yang  artinya  akan meninggalkanmu duhai pujaan hati
Padahal itu yang membuatku cukup
Jantungku mulai berdegup
Akhirnya aku tahu mengapa
Karena rindu yang menerpa
Namun semoga tak lama
Dan diri ini akan bersama
Karena jantungku semakin berdegup


Thursday, April 28, 2011

On The Night Like This – Mocca

On the night like this
There’s so many things I want to tell you
On the night like this
There’s so many things I want to show you

Cause when you’re around
I feel safe and warm
When you’re around
I can fall in love every day

In the case like this
There are a thousand good reasons
I want you to stay…
Hahahaaa,,
 like this song very much..

Kegiatan itu bernama KKN


Tidak terasa hampir dua bulan melakukan rutinitas yang hampir sama, KKN profesi. Kegiatan yang salah satu harapan luhurnya adalah agar mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah.. wish it true lahh..heheeh..
Sebenarnya untuk KKN, kita bisa memilih untuk mengikuti program regular atau profesi. Hanya saja, berhubung pimpinan tertinggi dari wilayah teritorialqu (orang  tua tercinta maksudnya,, hehe)  hanya mengijinknan untuk mengikuti KKN profesi, plus beberapa pertimbangan lain, akhirnya di sinilah saya: dalam ruangan di sebuah gedung berdesain minimalis dan berlokasi di pusat kota.
Ketika mengorek sejarahnya, menurut buku pedoman KKN PPM perguruan tinggi di Indonesia, Kuliah Kerja Nyata (KKN) diawali di Universitas Gadjah Mada dan dilaksanakan sejak tahun 1971. Pada masa itu, program ini dianggap perlu sebagai bentuk pwngabdian kepada masyarakat sebelum wisuda menjadi seorang sarjana. Status KKN pada periode ini masih bersifat sukarela dan belum menjadi hal yang wajib seperti sekarang ini. Pada masa ini juga hanya ada satu model KKN yakni KKN lapangan yang sekarang kita kenal sebagai KKN regular. Kemudian, peraturan tentang KKN terus mengalami perubahan hingga saat ini. Dimana seperti kita ketahui, sekarang kita mengenal dua metode KKN yakni KKN profesi dan KKN regular.
                Haha.. sudah hampir dua bulan saya di lokasi, dan ini sudah memasuki minggu terakhir, sibuk-sibuk memikirkan laporan KKN mulai terasa.  Tidak perlu menceritakan rutinitas di sini, karena seperti pada umumnya ketika kerja di kantor. Hampir seluruh waktu dihabiskan dengan duduk di depan leptop, entah benar-benar sibuk atau seolah-olah sibuk..haha…
Walaupun demikian, banyak pelajaran yang  telah saya peroleh, dan isyaallah bermanfaat..
Once again,
Wish me luck^
Bismillah..

Wednesday, April 27, 2011

Putri Tidur

Ia cuman seorang pemimpi
Yang berani menyapa indah di angan
Melukis asa dalam hati
Merenda cita dalam lelap
Ia memang hanya mampu menjadi pemimpi
Karena  dirinya terlalu takut,
Melihat nyata yang sebenarnya
Dan menemukan  hari tanpa cahaya
Karena dirinya terlalu takut
Pada  akhirnya
Ia disini, dalam kotak kaca
terbius oleh waktu yang akhirnya meninggalkannya

Bilang...


Bilang kepada dia
Bilang kepada aku
Bilang kepada kami
Bilang kepada mereka
Bilang kepada semua
Bilang kepada suara
Bilang kepada angin
Bilang kepada rasa
Bilang kepada hasrat
Bilang kepada diam
Karena bilang tak akan berbuah manis
Bilang hanya akan terus berulang hingga kau letih untuk bilang
Dan akhirnya kau memilih bilang kepada diam

Sadar yang Menipis


Berat..
Tak mampu lagi ku tahan
Detik yang berlalu terasa begitu lama
Semakin lama, tekanan itu semakin tak tertahankan
Menyerang dari sisi yang terduga namun tak terkalahkan
Amunisku habis
Hilang bersama asa dalam kesadaran yang semakin menjauh
Terombang ambing di antara nyata dan khayal
Semakin lama, cahaya itu semakin redeup
Berganti gelap yang semakin menjadi
Hingga akhirnya benar-benar hilang dan melupakan sadar yang terlampau jauh tak teraih.